Home Terbaru Terlalu sangat banyak Turis di Himalaya, Kerusakan Alam Mengancam

Terlalu sangat banyak Turis di Himalaya, Kerusakan Alam Mengancam

Video Terkini IDNtron.com-June 23, 2022 1:03 pm

Jakarta, CNN Indonesia

Himalaya tampaknya berada di ambang bencana kerusakan alam. Penyebabnya ialah jumlah kedatangan turis yg terlalu sangat banyak.

Bukan rahasia lagi, kawasan Pegunungan Himalaya menjadi salah satu destinasi pariwisata favorit.

Sayangnya, status Pegunungan Himalaya sebagaimana destinasi pariwisata favorit justru menjadi bumerang bagi kelestarian alam di sekitarnya.

Mengutip laman Travel also Tour World, baru-baru ini sebuah laporan menyoroti akibat mengerikan Karena tingginya angka kunjungan wisatawan ke Himalaya. Aktivitas pariwisata di Himalaya dinilai tak terkendali.

Salah satunya terjadi di Ladakh, India. Ladakh dikenal sebagaimana salah satu kota di kawasan Pegunungan Himalaya yg paling sangat banyak dikunjungi wisatawan.

Baca Juga :  Monas Sudah Dibuka, tapi Untuk ke Puncak Masih Tutup

Ladakh serta dikenal sebagaimana wilayah yg mengalami kekurangan air. Pasokan air di Ladakh bergantung pada pencairan gletser dan juga serta aliran Sungai Indus.

Sayangnya, tingkat pariwisata yg tinggi membuat kawasan tersebut semakin kekurangan air. Laporan tersebut menyebutkann bahwa, air yg tersedia justru habis dikonsumsi dari para pelancong.

Rata-rata konsumsi air per individu penduduk Ladakh ialah 75 liter per hari. Sementara turis di Ladakh dapat mengonsumsi sekitar 100 liter per hari.

Kondisi ini jelas menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Banyaknya turis mengancam stok persediaan air untuk penduduk setempat.

Laporan tersebut dibuat dari Govind Ballabh Pant National Institute of Himalayan Environment. Laporan telah disampaikan kepada Kementerian Lingkungan Hidup, Hutan, dan juga serta Perubahan Iklim India.

Baca Juga :  5 Makanan Pencegah Kanker Serviks, Ubi dan Kacang buat Camilan
Yak driver following dzos carrying expedition equipment beneath the iconic snowy spire of Ama Dablam (6812m) high in the Himalaya mountain wilderness of the Sagarmatha National Park, a UNESCO World Heritage Site in Nepal. iStockphoto/VoyagerIlustrasi. telah terlalu sangat banyak turis di Pegunungan Himalaya. (iStockphoto/Voyager)

Penelitian tersebut dilakukan sehubungan dengan adanya kabar yg menyebutkan bahwa pariwisata yg masif telah membantu meningkatkan perekonomian penduduk di kawasan Himalaya. Namun di sisi yg lain, kelestarian lingkungan justru menjadi terancam.

Selain masalah pasokan air di Ladakh, laporan serta menyoroti soal kebutuhan patroli dan juga serta pengawasan yg lebih tinggi di sejumlah daerah seperti Taman Nasional Hemis, Cagar Alam Changthang, dan juga serta Cagar Alam Karakoram.

Peningkatan pengawasan dibutuhkan untuk mengurangi interaksi yg tidak penting antara pelancong dengan satwa liar. Ditambah serta perusakan habitat Karena kebiasaan para pelancong mengemudi di luar jalur seharusnya.

Baca Juga :  [IDNtron-Terbaru]-TIARA MARLEEN JADI TERSANGKA, NEWS VLOGER ELY DIDI BAHAGIA‼️pansos,gosip,artis,

Tak cuma itu, pembangunan di negara bagian India, Himmachal Pradesh serta meningkat berasal dari 4,7 persen menjadi 15,7 persen selama rentang waktu 1989-2012.

Pada saat yg sama, jumlah wisatawan di wilayah tersebut serta ikut membengkak, menjadi 2,8 juta berasal dari 140 ribu sepanjang 1980-2011.

Jumlah hotel serta meningkat berasal dari Tahun ke Tahun dan juga serta membuat sejumlah area hijau menghilang berasal dari kawasan tersebut.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video pilihan berikut ini: