Home Terbaru Kiswah Ka’bah, Bertuliskan Ayat Suci Alquran dan juga Dijahit 200 Orang

Kiswah Ka’bah, Bertuliskan Ayat Suci Alquran dan juga Dijahit 200 Orang

Video Terkini IDNtron.com-June 24, 2022 1:03 am

Jakarta, CNN Indonesia

Ka’bah memiliki kain penutup berwarna hitam bernama Kiswah. Apa itu kiswah ka’bah? 

Setiap tahunnya, kiswah hendak dinaikkan setinggi tiga meter bertepatan dengan ibadah haji, hal yg lumrah dilakukan supaya kain tersebut tidak rusak saat jemaah haji melaksanakan ibadah tawaf mengelilingi ka’bah.

Kiswah Dibuat 200 Orang

Kiswah ialah potongan kain bersulam emas yg digunakan untuk menutupi Ka’bah, pusat Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi. Kiswah di dalam bahasa Arab berarti ‘selubung’ yg mengacu pada kain yg menutupi peti mati.

Dilansir berasal dari Islamic Landmark, kain Kiswah terbuat berasal dari sutera berkualitas tinggi yg berasal berasal dari Italia dan juga serta menampilkan ayat-ayat suci Al-Qur’an yg ditenun dengan benang emas dan juga serta perak. Pembuatannya membutuhkan sekitar 200 orang pekerja dan juga serta pengerjaannya membutuhkan waktu sekitar delapan sampai 10 bulan.

Baca Juga :  Presiden Polandia: Menelepon Putin Seperti Menenangkan Adolf Hitler

Kenapa kiswah dan juga serta Ka’bah saling berkaitan?

Ka’bah ialah pusat dunia Islam, dikunjungi dari sangat banyak muslim selama ziarah tahunan haji dan juga serta dianggap sebagaimana tempat suci. Karena keutamaan yg dianugerahkan kepada Ka’bah ini, kain Kiswah yg menutupinya serta dianggap sangat penting.

Setiap Tahun, bagian bawah kiswah Ka’bah dinaikkan 3 meter untuk persiapan musim haji yg baru dan juga serta diganti dengan kain putih. Prosedur ini dilakukan setiap Tahun sebelum musim haji untuk melindungi kiswah, karena beberapa peziarah menyentuh dan juga serta menarik kain hitam saat mereka melakukan ‘Tawaf’ di Ka’bah Suci.

Kemudian pada hari kesembilan bulan Dzulhijjah, kiswah baru hendak dipasang untuk menutupi bangunan suci Ka’bah. Diyakini bahwa keberadaan kiswah ini memuliakan dan juga serta menghormati tempat yg dianggap paling suci di dalam tradisi Islam itu.

Apa yg terjadi pada kain kiswah lama setelah diganti?

Dahulu, kain kiswah yg baru cuma diletakkan di atas yg lama, tetapi hal ini berubah setelah beberapa waktu.

Baca Juga :  TransJakarta Sediakan 50 Bus Pengumpan untuk Penonton Formula E

Menurut tradisi saat ini, setelah kiswah baru menutupi Ka’bah, kiswah lama yg menampilkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dikeluarkan dan juga serta dipotong-potong. Setelah itu, potongan-potongan ini diserahkan kepada organisasi dan juga serta pejabat Muslim yg berkunjung.

Sejak kapan kiswah digunakan untuk menutupi Ka’bah?

Dilansir berasal dari ArabNews, setelah penaklukan Makkah pada Tahun kesembilan Hijriah, Nabi Muhammad SAW menutupi Ka’bah dengan pakaian Yaman saat ia melakukan haji perpisahan. Kain yg digunakan Nabi saat itu bergaris putih-merah.

Kemudian, Abu Bakar Al-Siddiq, Umar ibn Al-Khattab, dan juga serta Utsman bin Affan menutupinya dengan kain warna putih hal ini serta berlanjut dan juga serta dari Ibn Al-Zubair menutupinya dengan brokat merah.

Pada zaman Abbasiyah, kain itu dibalut sekali dengan warna putih dan juga serta sekali lagi dengan warna merah, sedangkan Sultan Seljuk menutupinya dengan brokat kuning. Khalifah Abbasiyah Al-Nassir mengubah warna Kiswah menjadi hijau dan juga serta kemudian menjadi brokat hitam, dan juga serta berlaku sampai saat ini.

Baca Juga :  [IDNtron-Terbaru]-Pasir Muntilan Datang....#shorts #terimakasih #ptnawakara #pt #pltubatang #pltupaiton

Alasan mengapa warnanya berubah-ubah sebenarnya bukan hal yg rumit, awalnya putih dianggap sebagaimana warna yg cocok dan juga serta cerah tetapi tidak tahan lama. Seringkali menjadi robek dan juga serta kotor saat para peziarah menyentuhnya dan juga serta karena tidak praktis atau tahan lama diganti dengan brokat hitam putih dan juga serta shimla, yg digunakan untuk menutupi tenda Arab.

Hitam akhirnya dipilih pada akhir era Abbasiyah karena tahan lama dan juga serta tahan disentuh dari pengunjung, peziarah, dan juga serta orang-orang berasal dari berbagai budaya berasal dari seluruh dunia.

Dengan berlanjutnya musim umrah, kiswah diangkat ke tengah Ka’bah untuk menjaganya dan juga serta mencegah orang menyentuhnya.

(chs/chs)

[Gambas:Video CNN]


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video pilihan berikut ini: